Advertisement

Thursday, September 6, 2018

9 Jenis roti ini ternyata tak boleh sering kamu konsumsi, kenapa tuh?

9 Jenis roti ini ternyata tak boleh sering kamu konsumsi, kenapa tuh?
Padahal rasanya lezat banget dan mudah ditemui sehari-hari.

Infobagus.info - Selain nasi goreng, makanan yang sering disajikan sebagai menu sarapan adalah sepotong roti dengan selai cokelat atau kacang. Tak hanya dikonsumsi begitu saja, roti sebagai sarapan terkadang disajikan dengan cara dibakar dengan taburan meses di dalamnya.

Roti sendiri merupakan makanan yang berbahan dasar tepung terigu dan air, yang kemudian difermentasikan dengan ragi. Jika di Indonesia makanan pokok adalah nasi, maka roti merupakan makanan pokok bagi kebanyakan orang di negara Barat.

Selain roti tawar yang sering dijumpai di berbagai tempat makan dan tempat perbelanjaan, roti ternyata juga mempunyai berbagai jenis lainnya, seperti bagel, baguette, pretzel, tortilla dan baguette. Namun ternyata, di antara jenis roti tersebut ada beberapa jenis roti yang tidak boleh terlalu sering dikonsumsi lho.

Apa sajakah jenis roti tersebut? Dilansir infobagus.info dari brilicious.brilio.net, Jumat (07/9), berikut 9 jenis roti lezat yang ternyata tidak boleh sering dikonsumsi.


1. French Baguette.


Roti bertekstur renyah ini terbuat dari bahan-bahan seperti air, terigu putih, garam dan ragi. Meski lezat, sayangnya roti jenis ini hanya menawarkan kandungan nutrisi yang sangat sedikit.
Berdasarkan MyFitnessPal, satu potong roti french baguette ini hanya mengandung sekitar 416 kalori. Selain itu, roti ini juga tidak memiliki banyak vitamin dan kalsium.


2. Croissants.

Masih berasal dari negara Prancis, jenis roti yang satu ini sebenarnya memiliki rasa yang begitu lezat dan sangat cocok untuk dijadikan menu sarapan.
Akan tetapi, croissants tidak baik bagi kamu yang menjaga berat badanmu. Hal ini dikarenakan kandungan butter yang tinggi pada croissants.


3. Kaiser rolls.



Jenis roti asal Austria ini biasanya disajikan sebagai sandwich yang akan memanjakan lidah. Namun sayangnya, kaiser rolls hanya terbuat dari terigu putih saja.
Walau beberapa produsen ada yang menambahkan butter dan gula. Kandungan nutrisi yang rendah pada kaiser rolls membuatnya menjadi jenis roti yang tidak boleh sering dikonsumsi.


4. Roti tawar.


Kandungan karbohidrat yang tinggi namun dengan kandungan serat yang rendah membuat roti tawar masuk ke dalam daftar roti yang tidak boleh sering dimakan. Menurut WebMD, roti empuk ini rendah kandungan nutrisi karena proses pembuatannya.


5. Biskuit.



Biskuit merupakan salah satu sumber makanan tinggi karbohidrat namun rendah serat dan protein. Bahan utamanya berupa terigu serba guna, butter, susu, dan sedikit gula.
Self Nutrition menyatakan bahwa dalam satu potong biskuit terkandung 128 kalori, 6 gram lemak, 17 gram karbohidrat dan hanya 2 gram protein.


6. Bagels.


Bagel merupakan salah satu menu sarapan favorit para bule. Sayangnya roti jenis ini sangat kaya akan kalori dan karbohidrat saja. Kandungan kalori yang terdapat pada bagel tanpa toping bisa mencapai angka 400.
Para penderita diabetes harus berhati-hati jika ingin mengonsumsi bagel, karena kandungan karbohidrat yang tinggi bisa dengan cepat menaikkan tekanan gula darah.


7. Ciabatta.

Berdasarkan Livestrong.com, bahan yang digunakan pada jenis roti ini adalah ragi, terigu, minyak, air dan garam. Bahan-bahan tersebut memang akan menciptakan rasa yang nikmat, tapi sayangnya tidak kaya akan kandungan nutrisi.
Hampir semua kalori berasal dari karbohidrat tanpa ada kandungan lain seperti lemak, serat dan protein.


8. Roti pita.

Pita atau pitta adalah sebuah roti kosong bulat yang sering dikonsumsi dalam berbagai masakan Timur TEnagh dan Mediterania.
Roti jenis ini juga merupakan salah satu makanan favorit untuk menu sarapan. Sayangnya roti pita kaya akan kandungan kalori dan garam. Menurut AOL Food, dalam satu lembar roti pita terdapat 165 kalori dan 320 gram garam dengan sedikit kandungan nutrisi lainnya.


9. Cornbread.


Sesuai dengan namanya, jenis roti ini merupakan roti yang terbuat dari jagung. Melihat bahan dasarnya tersebut seharusnya roti ini memiliki banyak kandungan nutrisi yang baik bagi tubuh.
Namun ternyata jika kamu membeli cornbread instan, kamu hanya akan mendapatkan kandungan garam dan gula saja. Menurut livestrong.com, jika kamu membuat cornbread sendiri di rumah, mungkin kamu akan mendapat sejumlah kandungan serat yang baik bagi tubuh.

Thursday, August 30, 2018

4 Langkah Mengatasi Cegukan Pada Bayi



Bagi para orangtua baru mungkin sering merasakan bingung dan khawatir jika bayi Anda mengalami cegukan yang untuk orang dewasa dianggap sepele. Lalu, bagaimana cara mengatasi cegukan pada bayi?

Penyebab cegukan pada bayi

Bukan hanya orang dewasa saja yang mengalami cegukan, nyatanya bayi juga bisa mengalami cegukan di usianya yang masih sangat dini. Cegukan pada dasarnya disebabkan oleh kontraksi diafragma.
Diafragma adalah lembaran besar otot yang berada di bawah paru-paru, dan bersama dengan otot-otot antar tulang iga membuat kita dapat bernapas. Kontraksi otot-otot tersebut dapat mengisap udara ke paru-paru, dan masuknya udara dengan cepat membuat epiglottis menutup. Epiglottis adalah flap jaringan pada tenggorokan yang menutup saat kita menelan untuk mencegah makanan, minuman, atau air liur terhisap ke paru-paru. Penutupan jaringan tenggorokan yang mendadak inilah yang menyebabkan terjadinya cegukan.
Cegukan memang mengganggu bagi orang dewasa, begitupun dengan bayi. Bayi biasanya tidak terpengaruh oleh adanya cegukan pada diri mereka. Tapi, tetap saja cegukan bayi mengkhawatirkan bagi para orangtua. Banyak, kok, bayi yang masih bisa tertidur sambil cegukan tanpa terganggu. Cegukan bayi pada dasarnya tidak memiliki pengaruh atau efek buruk tertentu pada pernapasan atau kesehatan bayi, dan masih bisa dikatakan normal.

Beberapa cara untuk mengatasi cegukan pada bayi

1. Berikan ASI dan biarkan bayi bersendawa

Menyusui dapat menjadi salah satu cara mengatasi cegukan bayi Anda. Gerakan menyusui dapat membantu diafragma anak Anda menjadi lebih rileks dan menghentikan cegukan. Setelah menyusui, Anda bisa membiarkan bayi bersendawa untuk memberikan ruang bagi udara yang terjebak di dalam perut bayi. Nah, udara tersebut jugalah yang menjadi faktor bayi cegukan.

2. Atur posisi bayi

Setelah proses menyusui dan bersendawa, saatnya untuk mengatur posisi bayi. Pegang dan atur posisikan bayi dalam kondisi tegak berdiri, bisa dengan sambil menggendong. Anda juga bisa sambil menepuk-nepuk belakang bayi dengan lembut. Hal ini bertujuan untuk membantu gas pada perut untuk naik.

3. Beri sesuatu untuk diisap

Berikan sesuatu untuk dihisap anak Anda, seperti dot, empeng, atau puting ibu. Cara ini bisa dilakukan untuk mengatasi cegukan bayi. Gerakan mulut dan tipuan sedotan di perut bayi, dipercaya bisa merangsang sendawa dan menghentikan cegukan pada bayi.

4. Bawa bayi ke tempat yang hangat

Untuk mengatasi cegukan bayi, bawa dan taruh bayi pada tempat yang hangat dan lembab. Hindari ruangan ber-AC atau suhu yang agak dingin. Mengingat cegukan pada bayi bisa disebabkan oleh temperatur yang berubah menjadi dingin.

Tips mencegah cegukan pada bayi

  • Ketika ingin memberi ASi atau makanan pada bayi, berikan di saat bayi tenang, tidak menangis, atau bahkan lapar. Hal ini dilakukan guna menghindari udara yang masuk bersamaan dengan makanan dan menghindari juga perut kembung si bayi.
  • Setelah menyusui, hindari aktivitas seperti menggendong bayi dengan gerakan memantul-mantul ke atas dan ke bawah.
  • Posisikan bayi Anda tetap tegak selama 20 sampai 30 menit setelah makan.

 


Thursday, August 23, 2018

Mengenai teknologi canggih Face ID

Mengenai teknologi canggih Face ID
Pelajari bagaimana Face ID turut melindungi informasi Anda di iPhone X.
Begitu banyak kehidupan digital kita yang tersimpan di iPhone dan informasi tersebut penting untuk dilindungi. Sama seperti Touch ID yang telah merevolusi pengesahan menggunakan sidik jari, Face ID juga merevolusi pengesahan menggunakan pengenalan wajah. Face ID menyediakan pengesahan yang intuitif dan aman yang dimungkinkan karena adanya sistem kamera modern TrueDepth yang dilengkapi teknologi canggih untuk memetakan geometri wajah Anda secara akurat.
Cukup dilihat sekilas saja, Face ID sudah dapat membuka kunci iPhone X Anda dengan aman. Anda dapat menggunakannya untuk mengesahkan pembelian dari iTunes Store, App Store, iBooks Store, dan pembayaran menggunakan Apple Pay. Pengembang juga dapat mengizinkan Anda menggunakan Face ID untuk masuk ke aplikasi mereka. Aplikasi yang sudah mendukung Touch ID akan otomatis mendukung Face ID.
Teknologi canggih
Teknologi yang mewujudkan Face ID merupakan sebagian dari perangkat keras dan perangkat lunak tercanggih yang pernah kami ciptakan. Kamera TrueDepth menangkap data wajah yang akurat dengan memproyeksikan dan menganalisis lebih dari 30.000 titik tak terlihat untuk menciptakan peta kedalaman wajah Anda dan juga menangkap citra inframerah wajah Anda. Sebagian mesin jaringan syaraf chip A11 Bionic — yang terlindung di dalam Secure Enclave — mengubah peta kedalaman dan citra inframerah menjadi representasi matematis dan membandingkan representasi tersebut dengan data wajah yang didaftarkan.
Face ID mengadaptasi perubahan penampilan Anda secara otomatis, seperti bila Anda menggunakan kosmetik atau menumbuhkan rambut di wajah. Jika ada perubahan yang lebih signifikan pada penampilan Anda, seperti bila Anda mencukur jenggot lebat, Face ID mengonfirmasi identitas Anda menggunakan kode sandi sebelum memperbarui data wajah Anda. Face ID dirancang agar tetap berfungsi meskipun ada topi, syal, kacamata, lensa kontak, dan beragam kacamata hitam. Selain itu, Face ID dirancang untuk tetap berfungsi di dalam ruangan, di luar ruangan, bahkan saat gelap gulita.
Untuk memulai menggunakan Face ID, Anda harus mendaftarkan wajah Anda terlebih dahulu. Anda dapat melakukannya pada proses awal pengaturan, atau nanti dengan membuka Pengaturan > Face ID & Kode Sandi. Untuk membuka iPhone X menggunakan Face ID, tinggal lihat saja sekilas. Face ID mengharuskan kamera TrueDepth melihat wajah Anda, baik itu saat iPhone X ditaruh di suatu permukaan atau saat dipegang dalam posisi normal. Kamera TrueDepth memiliki jangkauan pandang yang serupa seperti saat Anda menjepret foto atau melakukan panggilan FaceTime dengan kamera depan. Face ID akan berfungsi paling efektif jika perangkat berjarak sekitar satu lengan atau kurang dari wajah Anda (25-50 cm dari wajah Anda).
Kamera TrueDepth diaktifkan secara cerdas; misalnya, dengan diangkat untuk membangunkan iPhone X, diketuk untuk membangunkan layar Anda, atau dari pemberitahuan masuk yang akan membangunkan layar. Setiap kali Anda membuka iPhone X, kamera TrueDepth mengenali Anda dengan menangkap data kedalaman yang akurat dan citra inframerah. Informasi ini dicocokkan dengan representasi matematis yang tersimpan untuk melakukan pengesahan.
Jaminan keamanan
Keamanan penting bagi kita semua untuk melindungi informasi pada perangkat. Kami telah melakukan beberapa hal penting untuk menjaga informasi Anda, sama seperti yang telah kami lakukan dengan Touch ID. Face ID menggunakan kamera TrueDepth dan pembelajaran mesin untuk solusi pengesahan yang aman. Data Face ID - termasuk representasi matematis wajah Anda - dienkripsi dan dilindungi dengan suatu kunci yang hanya tersedia untuk Secure Enclave.
Kemungkinan bahwa ada satu orang asing dari seluruh populasi manusia yang dapat melihat ke iPhone X dan membukanya menggunakan Face ID hanya sekitar 1 dibanding 1.000.000 (versus 1 dibanding 50.000 untuk Touch ID). Sebagai perlindungan tambahan, Face ID hanya memperbolehkan lima kegagalan upaya mencocokkan sebelum meminta kode sandi. Probabilitas statistiknya berbeda untuk saudara kembar dan saudara yang mirip dengan Anda dan di antara anak-anak di bawah umur 13, karena fitur keunikan wajah mereka mungkin belum berkembang penuh. Jika tidak yakin dengan metode ini, kami sarankan Anda menggunakan kode sandi untuk mengesahkan.
Face ID dicocokkan dengan informasi kedalaman, yang tidak ditemukan dalam foto cetak atau foto digital 2D. Teknologi ini dirancang untuk melindungi dari pemalsuan melalui topeng atau teknik lain melalui penggunaan jaringan syaraf tiruan anti-pemalsuan yang rumit. Face ID bahkan lebih sadar perhatian. Teknologi ini mengenali apakah mata Anda terbuka dan melihat ke arah perangkat. Hal ini mempersulit orang yang akan membuka kunci iPhone Anda tanpa sepengetahuan Anda (seperti saat Anda tidur).
Untuk menggunakan Face ID, Anda harus mengatur kode sandi pada iPhone. Anda harus memasukkan kode sandi untuk validasi keamanan tambahan bila:
·         Perangkat baru saja dinyalakan atau dimulai ulang.
·         Perangkat belum pernah dibuka kuncinya selama lebih dari 48 jam.
·         Kode sandi belum pernah digunakan untuk membuka kunci perangkat dalam enam setengah hari terakhir dan Face ID belum pernah membuka kunci perangkat selama 4 jam terakhir.
·         Perangkat telah menerima perintah penguncian jarak jauh.
·         Setelah lima kali gagal mencoba mencocokkan wajah.
·         Setelah menginisiasi daya mati/SOS Darurat dengan menekan dan menahan tombol volume dan tombol samping bersama-sama selama 2 detik.
Jika perangkat Anda hilang atau dicuri, Anda dapat mencegah agar Face ID tidak digunakan untuk membuka perangkat Anda dengan Mode Hilang Cari iPhone Saya.
Privasi
Privasi adalah hal yang luar biasa penting bagi Apple. Data Face ID - termasuk representasi matematis wajah Anda - dienkripsi dan dilindungi oleh Secure Enclave. Data ini akan diperbaiki dan diperbarui seiring dengan pemakaian Face ID untuk menyempurnakan pengalaman Anda, termasuk saat Anda berhasil mengesahkan. Face ID juga akan memperbarui data ini saat mendeteksi wajah yang nyaris cocok, namun akhirnya kode sandi harus dimasukkan untuk membuka perangkat.
Data Face ID tidak pernah keluar dari perangkat Anda, dan tidak pernah dicadangkan ke iCloud atau tempat lain manapun. Informasi ini akan dikirimkan dari perangkat Anda jika Anda memang ingin memberikan data diagnostik Face ID ke AppleCare untuk dukungan. Dan meskipun demikian, data tidak dikirimkan secara otomatis ke Apple; Anda masih dapat meninjau dan menyetujui data diagnostik lebih dahulu sebelum dikirimkan.
Jika Anda memilih untuk mendaftar di Face ID, Anda dapat mengendalikan cara penggunaannya atau menonaktifkannya kapan saja. Misalnya, jika Anda tidak ingin menggunakan Face ID untuk membuka iPhone, buka Pengaturan > Face ID & Kode Sandi > Gunakan Face ID, dan nonaktifkan Buka iPhone. Untuk menonaktifkan Face ID, buka Pengaturan > Face ID & Kode Sandi, dan ketuk Atur Ulang Face ID. Dengan begitu, data Face ID akan dihapus dari perangkat, termasuk representasi matematis wajah Anda. Jika Anda memilih untuk menghapus atau mengatur ulang perangkat menggunakan Cari iPhone Saya atau menghapus semua konten dan pengaturan, semua data Face ID akan dihapus.
Meskipun Anda tidak mendaftar di Face ID, kamera TrueDepth akan diaktifkan secara cerdas untuk mendukung fitur sadar perhatian, seperti meredupkan layar jika Anda tidak sedang melihat iPhone atau menurunkan volume peringatan jika Anda sedang melihat perangkat. Misalnya, saat menggunakan Safari, perangkat Anda akan memeriksa untuk menentukan apakah Anda sedang melihat perangkat dan, jika tidak, akan mematikan layar. Jika Anda tidak ingin menggunakan fitur ini, Anda dapat membuka Pengaturan > Face ID & Kode Sandi, dan nonaktifkan Fitur Sadar Perhatian.
Dalam aplikasi yang mendukungnya, Anda dapat mengaktifkan Face ID untuk melakukan pengesahan. Aplikasi hanya akan diberi tahu mengenai apakah pengesahan berhasil. Aplikasi tidak dapat mengakses data Face ID yang terkait dengan wajah yang telah didaftarkan.
Keamanan
iPhone dan sistem kamera TrueDepth telah diuji secara menyeluruh dan memenuhi standar keamanan internasional. Sistem kamera TrueDepth aman untuk digunakan dalam kondisi penggunaan normal. Sistem ini tidak akan menimbulkan bahaya bagi mata atau kulit, karena outputnya rendah. Penting untuk diketahui bahwa pemancar inframerah dapat rusak saat dilakukan perbaikan atau pembongkaran, jadi iPhone Anda harus selalu diservis oleh Apple atau penyedia layanan resmi. Sistem kamera TrueDepth menyertakan fitur deteksi perusakan. Jika terdeteksi perusakan, sistem akan dinonaktifkan untuk alasan keamanan.
Bila dilihat dari jenis kamera tertentu, Anda mungkin melihat output sinar dari kamera TrueDepth. Ini biasa, karena beberapa kamera dapat mendeteksi sinar inframerah. Beberapa orang juga dapat melihat output cahaya redup dari kamera TrueDepth saat dilihat di dalam ruang yang sangat gelap. Ini biasa terjadi dalam kondisi yang sangat gelap.
Aksesibilitas
Aksesibilitas menjadi satu kesatuan dalam produk Apple. Pengguna yang memiliki keterbatasan fisik dapat memilih “Pilihan Aksesibilitas” saat melakukan pendaftaran. Pilihan ini tidak mengharuskan gerakan kepala penuh untuk menangkap berbagai sudut berbeda dan masih tetap aman untuk digunakan, namun pengguna harus konsisten melihat iPhone X dengan cara tertentu.
Face ID juga memiliki fitur aksesibilitas untuk mendukung penyandang tuna netra atau gangguan penglihatan. Jika Anda tidak ingin Face ID mengharuskan Anda melihat iPhone X dengan mata terbuka, Anda dapat membuka Pengaturan > Umum > Aksesibilitas, dan nonaktifkan Perlukan Perhatian untuk Face ID. Pilihan ini akan otomatis dinonaktifkan jika Anda mengaktifkan VoiceOver saat pengaturan awal.